Awal perkuliahan adalah masa adaptasi bagi mahasiswa keperawatan. Banyak hal baru yang harus dipahami, mulai dari materi akademik, praktikum, hingga budaya disiplin yang ketat. Tidak sedikit mahasiswa melakukan kesalahan yang sebenarnya wajar terjadi, tetapi bisa berdampak pada prestasi dan kesiapan praktik klinik jika dibiarkan berulang. Dengan memahami kesalahan yang umum terjadi, mahasiswa dapat menghindarinya sejak dini dan menjalani perkuliahan dengan lebih baik.
Kurang Mempersiapkan Diri Menghadapi Jadwal yang Padat
Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah menganggap perkuliahan keperawatan sama seperti jurusan lain. Padahal, jadwal keperawatan biasanya lebih padat karena terdapat kuliah teori, praktikum, dan tugas laporan. Cara menghindarinya adalah dengan memahami jadwal sejak awal dan membuat perencanaan harian agar semua kegiatan dapat dijalani tanpa terburu-buru.
Menunda Belajar dan Mengandalkan Sistem Kebut Semalam
Materi keperawatan tidak hanya berisi teori, tetapi juga istilah medis dan pemahaman klinis. Jika belajar dilakukan mendadak, mahasiswa akan kesulitan memahami konsep dan mudah lupa. Solusinya adalah membiasakan belajar rutin, meskipun hanya 30–60 menit per hari, agar pemahaman terbentuk lebih kuat.
Tidak Aktif Bertanya saat Tidak Memahami Materi
Banyak mahasiswa merasa malu bertanya atau takut dianggap tidak pintar. Padahal, bertanya adalah bentuk keseriusan dalam belajar. Cara menghindarinya adalah membangun kebiasaan diskusi, bertanya kepada dosen, atau belajar kelompok agar materi lebih mudah dipahami.
Kurang Disiplin terhadap Waktu dan Aturan
Ketepatan waktu adalah nilai penting dalam dunia keperawatan. Mahasiswa yang sering terlambat, tidak mengikuti aturan, atau kurang rapi saat praktikum dapat dinilai kurang profesional. Untuk menghindari hal ini, mahasiswa perlu membangun kedisiplinan sejak awal, seperti menyiapkan perlengkapan malam sebelumnya dan membiasakan datang lebih awal.
Mengabaikan Kesehatan Fisik dan Mental
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah kurang tidur, sering melewatkan makan, dan memaksakan diri tanpa istirahat. Kebiasaan ini dapat menyebabkan kelelahan dan menurunkan konsentrasi. Mahasiswa perlu menjaga pola hidup sehat, mengatur jam tidur, serta menyisihkan waktu untuk relaksasi agar tetap fokus menjalani aktivitas kuliah.
Tidak Memahami Pentingnya Praktikum dan Keterampilan Dasar
Beberapa mahasiswa terlalu fokus pada teori dan menganggap praktikum hanya formalitas. Padahal keterampilan dasar seperti pemeriksaan tanda vital, teknik aseptik, dan komunikasi pasien merupakan bekal penting saat praktik klinik. Cara menghindarinya adalah mengikuti praktikum dengan serius dan aktif berlatih agar keterampilan semakin terasah.
Kurang Percaya Diri dalam Mengembangkan Potensi
Mahasiswa baru sering merasa minder karena takut salah atau merasa belum cukup mampu. Namun, keperawatan adalah proses belajar yang membutuhkan waktu. Untuk meningkatkan kepercayaan diri, mahasiswa perlu konsisten belajar, berlatih, dan menerima masukan dari dosen maupun teman.
Membangun Kebiasaan yang Lebih Baik Sejak Awal
Kesalahan di awal perkuliahan dapat diperbaiki jika mahasiswa mau belajar dan beradaptasi. Dengan membangun kebiasaan disiplin, belajar teratur, dan menjaga kesehatan, mahasiswa keperawatan dapat menjalani masa kuliah dengan lebih lancar dan siap menghadapi tantangan akademik maupun klinik.


Leave a Reply