Proses keperawatan adalah metode ilmiah yang digunakan perawat untuk memberikan asuhan keperawatan yang terstruktur, aman, dan efektif. Proses ini membantu perawat memahami kebutuhan pasien, menyusun rencana tindakan, serta mengevaluasi hasil perawatan secara sistematis. Bagi mahasiswa atau pemula di bidang keperawatan, memahami tahapan proses keperawatan merupakan dasar penting sebelum memberikan pelayanan kepada pasien.
1. Pengkajian (Assessment)
Pengkajian adalah tahap pertama yang bertujuan mengumpulkan data lengkap mengenai kondisi pasien. Data dapat berupa:
- Data subjektif (keluhan pasien)
- Data objektif (hasil pemeriksaan fisik dan tanda vital)
- Riwayat kesehatan, pola aktivitas, dan kondisi lingkungan
Data ini menjadi dasar untuk menentukan diagnosa keperawatan yang tepat.
2. Diagnosa Keperawatan (Nursing Diagnosis)
Diagnosa keperawatan adalah pernyataan mengenai masalah kesehatan yang dapat ditangani melalui intervensi keperawatan. Diagnosa disusun berdasarkan standar internasional seperti NANDA-I.
Contoh diagnosa:
- Risiko infeksi
- Gangguan pola tidur
- Nyeri akut
- Ketidakseimbangan nutrisi
Diagnosa membantu perawat memfokuskan tindakan sesuai kebutuhan pasien.
3. Perencanaan (Planning)
Tahap ini berisi penyusunan rencana tindakan keperawatan yang ingin dicapai. Rencana harus:
- Spesifik
- Terukur
- Dapat dicapai
- Relevan
- Terikat waktu (time bound)
Contoh: “Pasien mampu menurunkan skala nyeri dari 7 menjadi 3 dalam 24 jam.”
4. Implementasi (Intervention)
Implementasi adalah tindakan nyata yang dilakukan perawat kepada pasien. Tindakan dapat berupa:
- Perawatan luka
- Pemberian edukasi kesehatan
- Pemantauan tanda vital
- Membantu mobilisasi pasien
Seluruh tindakan harus dilakukan sesuai SOP dan dicatat secara jelas.
5. Evaluasi (Evaluation)
Evaluasi bertujuan menilai keberhasilan rencana tindakan yang telah dilakukan. Perawat menilai:
- Perubahan kondisi pasien
- Respon terhadap tindakan
- Apakah tujuan telah tercapai
Jika tujuan belum tercapai, rencana keperawatan perlu disesuaikan.
6. Dokumentasi dalam Proses Keperawatan
Dokumentasi adalah bagian penting yang menyertai seluruh proses. Setiap tindakan harus dicatat secara lengkap dan akurat untuk:
- Keamanan pasien
- Bukti hukum
- Komunikasi antar tenaga kesehatan
Dokumentasi yang baik mendukung kelancaran proses keperawatan secara keseluruhan.


Leave a Reply